Kota Makassar dan Tukang Becak

Galeri

Secara geografis, kota Makassar berada pada posisi strategis sebagai gerbang kawasan timur Indonesia dan merupakan cerminan kota dengan berbagai macam sarana kota yang cukup memadai. Makassar selama 5 tahun terakhir ini dengan perangkat-perangkat pembangunan yang dimilikinya mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari sektor formal maupun sektor informal. Menjadikan kota Makassar sebagai kota impian atau target utama bagi masyarakat yang berada di kawasan timur Indonesia pada umumnya dan masyarakat yang ada pada Sulawesi Selatan pada khususnya untuk datang dan menetap di Makassar.

Seperti halnya kota-kota besar di Indonesia, Makassar dalam tahap perkembangannya juga mengalami berbagai masalah baik dalam bidang sosial maupun ekonomi. Menurut data BPS kota Makassar tahun 2009 bahwa salah satu masalah yang dihadapi kota Makassar seperti dalam bidang perekonomian adalah peningkatan jumlah pengangguran setiap tahunnya, dimana tenaga kerja yang tidak tertampung oleh sektor formal di kota Makassar semakin meningkat, pada tahun 2006 terdapat sekitar 42.430 orang pencari kerja, tahun 2007 menjadi 56.209 orang dan meningkat lagi menjadi 76.288 orang pada tahun 2008. Angka tersebut juga tercermin pada angka pengangguran, jika pada tahun 2006 angka pengangguran kota Makassar sekitar 8,80 %, maka angka pengangguran 2008 meningkat menjadi 17,41 %.

Merujuk dari hal di atas, dapat dikatakan bahwa kemungkinan alternative pemecahan dalam mengatasi pengangguran adalah dengan cara membuka seluas-luasnya lapangan kerja yang sifatnya informal. Sebagaimana surat Keputusan (SK) Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia No. 23/MPP/Kep/1/1998 (pasal 1) usaha informal adalah perorangan yang tidak memiliki badan usaha yang melakukan kegiatan perdagangan barang dan jasa dalam skala kecil yang dijalankan oleh pengusahanya sendiri berdasarkan azas kekeluargaan. Usaha informal dapat timbul karena beberapa hal, misalnya saja karena sempitnya kesempatan kerja, sektor formal yang tidak berkembang, tingkat pendidikan angkatan kerja yang relatif rendah dan mendesaknya pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar. Contoh-contoh jenis usaha yang bergerak pada usaha pedagang informal adalah tukang becak, pedagang kaki lima, pedagang keliling, tukang cukur, tukang tambal ban dan sebagainya.

Berdasarkan hal di atas, dapat dilihat bahwa salah satu jenis lapangan pekerjaan disektor informal adalah tukang becak atau penarik becak. Lapangan pekerjaan sebagai tukang becak atau penarik becak biasanya di geluti oleh para pekerja yang mempunyai latar pendidikan dan keterampilan yang minim. Karena kemudahan dan tidak adanya persyaratan yang sulit untuk dipenuhi oleh seseorang menjadikan pekerjaan sebagai tukang becak menjadi pilihan utama oleh beberapa masyarakat yang ingin bekerja disektor informal.

Becak di kota Makassar merupakan salah satu alat transportasi yang sudah cukup lama keberadaannya dan memiliki peranan tersendiri dalam bidang jasa angkutan karena dianggap unik, murah dan bebas polusi. Tetapi seiring dengan perkembangan yang terjadi di kota Makassar, becak meski ideal sebagai alat transportasi yang unik, murah dan bebas polusi, becak kini sebagai barang yang over produksi, sehingga harganya terus turun dan yang meliriknya pun menjadi susut. Bahkan oleh beberapa masyarakat becak dianggap sebagai biang kesemrawutan dan kemacetan dijalan raya yang disebabkan kurang ketatnya aturan akan batas jumlah becak yang boleh beroperasi khususnya di kota Makassar.

Mampu bertahan ditengah persaingan alat transportasi moderen seperti maraknya pete-pete, taksi bahkan kini bemor (becak motor) menjadikan becak menarik untuk dikaji dan diteliti lebih lanjut. Untuk itulah, maka penulis tertarik dan berminat untuk memilih dan mengangkatnya sebagai bahan kajian antropologis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s